Minggu, 22 Mei 2011


Etika Akademik PROGRAM STUDI D-IV ANALIS KESEHATAN


 
KODE ETIK TENAGA AKADEMIK
Menimbang: 
  1. Bahwa dosen adalah pendidik professional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, dan menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan melalui    pendidikan,penelitian dan pengabdian kepada masyarakat;
  2. Bahwa berdasarkan pertimbangan huruf a di atas perlu disusun Kode Etik Dosen di Program Studi D-IV Analis Kesehatan STIKES Perintis


   Mengingat:

  Peraturan STIKES Perintis Nomor 318/PER/2008 tentang Kode Etik Dosen STIKES Perintis


Pengertian:
  Kode Etik Profesi adalah norma yang menjadi pedoman tingkah laku manusia dengan             
  memperhatikan kepatutan yang berlaku di komunitas profesi


Kepribadian Tenaga Akademik


1. Sebagai ilmuwan:  
  1. Mengikuti perkembangan dan meningkatkan ilmu pengetahuan
  2. Memiliki kepekaan yang tinggi terhadap permasalahan masyarakat, mengabdikan ilmu pengetahuan dan kewirausahaan untuk kepentingan masyarakat
  3. Mengembangkan ilmu pengetahuan dengan penuh integritas dan kejujuran Bertindak secara rasional, obyektif, terbuka, jujur dan bijaksana
2. Sebagai pendidik dan pengajar:


 

  1. Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat
  2. Memberi teladan, membangun kreativitas dan memberikan dorongan yang positif kepada mahasiswa
  3. Menyampaikan ilmu pengetahuan dengan penuh tanggung jawab
  4. Menjaga kehormatan diri dengan tidak melanggar norma, nilai dan etiket yang berlaku dalam menjalankan tugasnya sebagai dosen

Hubungan Tenaga Akademik dengan Program Studi:
  1.   Berperan aktif memelihara dan mengembangkan keberadaan Program Studi
  2. Menjaga dan meningkatkan nama baik Program Studi
Hubungan Tenaga Akademik dengan Rekan Sejawat

  1. Bekerja sama secara harmonis dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi
  2. Mengembangkan, meningkatkan mutu profesi, membina hubungan kekeluargaan dan kesetiakawanan sosial  
  3. Menjadi teladan, membangun kreativitas dan memberikan dorongan yang positif

 

Hubungan Tenaga Akademik dengan Mahasiswa

 

  1. Melaksanakan proses pendidikan dan pembelajaran dengan sikap tulus ikhlas, kreatif, komunikatif, berpegang pada    moral luhur dan profesionalisma, serta tidak diskriminatif
  2. Menyempurnakan metode pendidikan dan pembelajaran

 

  1. Memfasilitasi mahasiswa agar menjadi ilmuwan yang beriman, berilmu pengetahuan dan memiliki kemampuan kewirausahaan yang berguna bagi masyarakat, negara dan umat manusia

 

Hubungan Tenaga Akademik dengan Tenaga Penunjang Akademik dan Tenaga

 

Administratif

 

  1. Memposisikan tenaga penunjang akademik dan tenaga administratif sebagai mitra kerja dan bersikap saling menghargai
  2. Menjaga hubungan baik dalam bidang pekerjaan secara professional dan kemanusiaan dalam kekeluargaan

 

Penegakan Kode Etik Tenaga Akademik

 

  1. Setiap dosen berkewajiban mematuhi Kode Etik Dosen

 

  1. Apabila terjadi pelanggaran Kode Etik Dosen, Pimpinan Program Studi berhak untuk melakukan upaya penegakan Kode Etik Dosen.

 

Sanksi

 

  1. Pimpinan Program Studi dapat memberikan sanksi terhadap pelanggaran Kode Etik Dosen yang berupa tahapan berikut:
  

  1. Teguran lisan sebanyak-banyaknya dua kali
  2. Peringatan tertulis berupa surat peringatan sebanyak-banyaknya satu kali
  1. Mengusulkan sanksi kepada pihak Fakultas untuk diberikantindakan selanjutnya
  1. Kepada dosen yang dikenai sanksi diberi kesempatan untuk membela diri dalam sidang Fakultas

     
    KODE ETIK TENAGA PENUNJANG AKADEMIK

 


 


 

Menimbang:

 

  1. Bahwa tenaga penunjang akademik adalah tenaga professional penting dalam memperlancar Tri Dharma Perguruan Tinggi
  2. Bahwa berdasarkan hal di atas perlu disusun Kode Etik Tenaga Penunjang Akademik di lingkungan Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya

 


 

Mengingat:

 

Keputusan Ketua STIKES Perintis Nomor: 317/Sk/2008 tentang Kode Etik Tenaga

 

Penunjang Akademik STIKES Perintis

 


 


 

Pengertian:

 

  1. Kode Etik profesi adalah norma yang menjadi pedoman tingkah laku dengan memperhatikan kepatuhan yang berlaku di komunitas profesi
  2. Tenaga Penunjang Akademik adalah tenaga yang bertugas membantu dan memperlancar proses pendidikan dan pembelajaran di Program Studi Hubungan Internasional
  3. Tenaga Administratif adalah unsur pelaksana administratif Program Studi Hubungan Internasional

 


 


 

Kepribadian Tenaga Penunjang Akademik

 

  1. Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan menjaga tingkat ilmu pengetahuannya seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan
  2. Membantu dan memperlancar pengembangan ilmu pengetahuan dengan penuh integritas dan kejujuran
  3. Bertindak secara rasional, obyektif, terbuka dan jujur
  4. Menjaga kehormatan diri dengan tidak melanggar nilai dan norma yang berlaku dalam menjalankan tugasnya sebagai tenaga penunjang akademik

 


 

Hubungan Tenaga Penunjang Akademik dengan dengan Program Studi:

 

  1. Berperan aktif memelihara dan mengembangkan keberadaan Program Studi
  2. Menjaga dan meningkatkan nama baik Program Studi

Hubungan Tenaga Penunjang Administratif dengan Teman Sejawat

 

  1. Bekerja sama secara harmonis saling menghormati dalam membantu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi
  2. Mengembangkan, meningkatkan mutu profesi, membina hubungan kekeluargaan dan kesetiakawanan social
  3. Menjadi teladan, membangun kreativitas dan memberikan dorongan yang positif

 


 

Hubungan Tenaga Penunjang Administratif dengan Tenaga Administratif

 

  1. Memposisikan tenaga administratif sebagai mitra kerja dan bersikap saling menghargai
  2. Menjaga hubungan baik dalam bidang pekerjaan secara profesional dan kemanusiaan dalam suasana kekeluargaan.

 


 

Hubungan Tenaga Penunjang Administratif dengan Mahasiswa

 

  1. Membantu memfasilitasi mahasiswa menjadi ilmuwan yang beriman, bertaqwa, berilmu pengetahuan yang berguna bagi masyarakat, bangsa, negara dan umat manusia.
  2. Membantu pelaksanaan proses pendidikan dan pembelajaran dengan sikap tulus, ikhlas, kreatif, komunikatif, inovatif, berpegang pada moral luhur dan professional serta tidak diskriminatif
  3. Menunjang kelancaran proses pendidikan dan pembelajaran

 


 


 

Penegakan Kode Etik Tenaga Penunjang Akademik

 

  1. Setiap Tenaga Penunjang Akademik berkewajiban mematuhi Kode Etik Tenaga
    Penunjang Akademik
  2. Tim Pembinaan Aparatur Prodi berwenang melakukan klarifikasi, memberikan sanksi terhadap pelanggaran kode etik.

    KODE ETIK MAHASISWA

 


 


 

Kepribadian Mahasiswa

 

Sebagai Mahasiswa:

 

  1. Mahasiswa Program Studi D-IV Analis Kesehatan STIKES Perintis mempunyai hak antara lain:
    1. mendapatkan pelayanan akademik yang memadai;
    2. menggunakan fasilitas yang tersedia secara bertanggung jawab;
    3. aktif dalam kegiatan kemahasiswaan;
    4. menyampaikan pendapat secara santun dan bertanggung jawab, dan menghormati hak-hak orang lain
  2. Mahasiswa Program Studi Program Studi D-IV Analis Kesehatan STIKES Perintis mempunyai kewajiban antara lain:

 

  1. menjunjung tinggi tata susila dengan penuh tanggung jawab
  2. menjunjung tinggi etos ilmu pengetahuan yaitu terbuka, universal, objektif, kritis, bermanfaat untuk kepentingan masyarakat
  3. mengikuti kegiatan perkuliahan secara bertanggung jawab

 

Hubungan Mahasiswa dengan Program Studi:

 

  1. Berperan aktif memelihara dan ikut mengembangkan keberadaan Program Studi
  2. Menjaga dan meningkatkan nama baik Program Studi
  3. mematuhi segala peraturan yang ditetapkan Program Studi, baik yang menyangkut bidang akademik maupun non akademik.
  4. senantiasa memelihara fasilitas program studi, dan menjaga kebersihan, keamanan dan lingkungan fakultas
  5. turut serta menjaga kerukunan dan keharmonisan antar sivitas akademika

 


 


 


 

Hubungan Mahasiswa dengan Dosen:
  1. Setiap mahasiswa wajib menghormati dosen baik di dalam maupun di luar perkuliahan
  2. datang tepat waktu pada saat kuliah dan kegiatan akademik lainnya;
  3. menghindarkan diri dari perbuatan dan hal-hal yang dapat merugikan derajat dan martabat dosen sebagai pengajar;

  4. memberikan masukan dan kritik kepada dosen dalam proses belajar mengajar secara santun.
  5. Setiap mahasiswa senantiasa dan wajib melaksanakan tugas yang diberikan dosen dalam    rangka    memperlancar    penyelesaian studinya    secara arif, jujur, dan bertanggung jawab.

 

Hubungan Mahasiswa dengan Karyawan
Setiap mahasiswa wajib menghormati karyawan dalam hal:
  1. meminta pelayanan dengan sopan santun;
  2. bersikap sabar saat menunggu layanan.

 


 

Hubungan Mahasiswa dengan Mahasiswa;
  1. Saling menghormati dan menghargai hak dan kewajiban sesama
  2. Saling memotivasi demi kemajuan dan prestasi studi

 


 

Penegakan Kode Etik Mahasiswa:

 

  1. Setiap mahasiswa wajib mengindahkan dan melaksanakan Kode Etik Mahasiswa
  2. Pelanggaran terhadap Kode Etik Mahasiswa ini dapat dikenakan sanksi
    akademik.

0 komentar:

Poskan Komentar